IMG 20200314 WA0000

Misteri Mayat Tergantung di Pohon Akhirnya Diungkap Satreskrim Polres Serang

Buserbhayangkara.com, Serang – Misteri mayat menggantung diatas pohon yang sempat menggemparkan warga Kampung Larangan, Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Jumat (13/3/2020), akhirnya berhasil diungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang.

Pria naas yang menggantung di pohon kedondong tersebut ternyata adalah Ali Mustofa, warga Jawilan yakni di Kampung Pasir Asem, Desa Majasari, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.

“Identitas korban sudah kita ketahui yaitu Ali Mustafa warga Kecamatan Jawilan,” ungkap Kapolres Serang AKBP Mariyono., SIK, M.Si, didampingi Kasatreskrim AKP Arief N Yusuf., SH, SIK, MH.

Menurut Kapolres, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui pamit meninggalkan rumah tiga hari lalu. Namun tidak diketahui kemana bapak dua anak ini pergi.

“Dari keterangan pihak keluarga, korban pamit keluar rumah tiga hari lalu, sampai akhirnya ditemukan meninggal dunia,” katanya.

Terkait latar belakang korban nekad gantung diri, Kapolres mengatakan belum mengetahui namun diketahui penyebabnya.

“Belum diketahui, namun menurut keluarga korban, dalam beberapa hari belakangan korban Ali Mustafa terlihat sering murung,” terang Kapolres.

Dalam kesempatan itu, AKP Arief N Yusuf juga menjelaskan berdasar keterangan tim dokter RSUD dr. Drajat Prawiranegara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh. Kematian korban memang disebabkan karena gantung diri.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter, rencananya malam ini jasad korban akan kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” terangnya.

Seperti diberitakan warga Kampung Larangan, Desa Walikukun digemparkan dengan penemuan sosok mayat menggantung di batang pohon kedondong. Selain barang bukti tali tambang yang digunakan untuk gantung diri, petugas juga mengamankan sepeda motor 1 Yamaha Vega RA 6830 BE serta kaos tangan panjang yang diduga milik korban.

Mayat pria tanpa identitas pertama kali di temukan warga setempat adalah Mijan (47) yang kebetulan melintas di lokasi saat akan pulang ke rumahnya. (Yps/tim)