Danrem 061/SK Dampingi Menristek Laksanakan Serah Terima Bantuan Mobil Lab Biosafety Level 2 Kepada Walikota Bogor

Bogor, Bertempat di Balai Kota Bogor jalan-jalan. Ir Haji Juanda nomor 10 Kelurahan pabaton Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor, Walikota bogor menerima bantuan mobil lab biosafety level 2 dari Kemenristek ke Pemerintah Kota Bogor. Senin 11 Januari 2021.

Hadir dalam giat tersebut Menristek, kepala BPPT, Danrem 061/Sk, Walikota Bogor, Wakil walikota Bogor, Sekda Kota Bogor, Dandim 0606/kb Kapolresta Bogor Kota, Dandenpom 3/1 Kota Bogor, Kadinkes, Kepala bp2d prov Jabar, Kadinkes, serta unsur forkopimda Kota Bogor.

Dalam penyampaiannya Walikota Bogor menerangkan bahwa dengan adanya bantuan mobil lab biosafety level 2 dari Kemenristek ke pemerintah Kota Bogor diharapkan bisa membantu pemerintah Kota Bogor dan Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk memudahkan dalam upaya mengatasi penyebaran covid-19 di Kota Bogor yang sampai saat ini ini angka penyebaran covid-19 di Kota Bogor semakin tinggi.
.
Sedangkan kepala Bppt menjelaskan bahwa dengan kapasitas pengujian hingga 600 sampel per 24 jam mobil lab bsl strip2 ini dapat meningkatkan kapasitas pengujian sampel terduga covid 19 di Indonesia.

Salah satu kunci penanganan wabah covid 19 di Indonesia adalah peningkatan kapasitas traccing melalui peningkatan jumlah pengujian sampel terduga covid 19.

” dan pengujian sampel dengan metode polymerase chain reaction atau PCR telah menjadi Golden standar didunia karena tingkat akurasi dan dan sensitifitas nya yang tinggi pemerintah telah menunjuk beberapa laboratorium yang mampu melakukan pengujian dengan metode sebagai lab ratorium rujukan.”ungkapnya.

Menristek pun pada kesempatan yang sama menjelaskan bahwa hibah mobil psl2 dari Kementerian ristek kepada pemerintah Kota Bogor untuk membantu Pemerintah Kota Bogor dalam upaya memutus rantai penyebaran virus Corona di wilayah Kota Bogor.

” sejak kira-kira 2 bulan yang lalu kami memulai program Bakti inovasi-inovasi yang pada intinya adalah inovasi yang terkait cofid19 yang muncul dalam berbagai bentuk, , baik dalam bentuk mobil psl2 ventilator ada juga yang terkait dengan paket imunomodulator atau untuk meningkatkan daya tahan tubuh kemudian juga ada robot untuk pelayanan di Rumah Sakit serta rapid test test kit dan yang lain-lain, kami berikan kepada beberapa pihak khususnya kepada fasilitas pelayanan kesehatan yang membutuhkan. ” ujar Menristek

Kemudian ia menambahkan bahwa saat ini banyak kebutuhan yang berbeda beda, ada yang membutuhkan ventilator dan ada beberapa pemerintah kota dan kabupaten yang membutuhkan ventilator dan ada beberapa pemerintah kota yang dan kabupaten yang membutuhkan mobil cl2. ” ini pertama kalinya kami memberikan hibah mobil sl2 ini kepada pihak ketiga yaitu pemerintah kota Bogor dan Kami merasa ini penting sekali bagi kita semua.”

” Dan hari ini ini adalah hari pertama penerapan psbb yang berlangsung di pulau Jawa dan Bali yang mana tentunya seperti apa yang disampaikan oleh Bapak Walikota tadi yaitu banyaknya kasus di kota Bogor hingga mencapai 70 kasus dimana hal tersebut tentunya membutuhkan perhatian dalam bentuk 3t ( testing treatment ketika bicara testing and The Rising).” Tambahnya.

” Oleh karena itu Mari kita bersama-sama untuk mengkampanyekan 3M serta meningkatkan daya tahan tubuh.” Pungkas menristek.

Sumber : Penrem 061/SK
Hera

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *