Polres Mimika Gelar Press Release Penangkapan Pengedar Narkotika Jenis Sabu

Mimika – Tertangkapnya dua pelaku pengedar dan barang bukti Narkotika jenis Sabu, Polres Mimika gelar Press Release guna melaporkan hasil pengembangan kasus Narkotika yang kemungkinan masih tersebar di Wilayah Mimika, (17/02/2020)

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata S.I.K pada keterangannya menyampaikan bahwa kedua pelaku yang berinisial BS (35) dan RA (34) merupakan pasangan suami istri yang sudah lama melakukan aksinya dan keduanya diduga adalah pengguna dan pengedar Narkotika jenis Sabu.

Kapolres menambahkan bahwa pada penangkapan pelaku yang dilakukan Sat Reserse Narkoba bertempat di Jalan Papua 2 Belakang SMA 1 Mimika yang merupakan tempat tinggalnya, berhasil diamankan Sabu sebanyak 24 Paket seberat 23,91 Gram, bersama 3 Unit Hp, 1 Buah Timbangan, 2 Buah Sendok Takar, 1 Bendel Plastik, 2 Buah Dompet, 4 Butir Amunisi Kal 5,56 mm.

“Pada saat penangkapan, barang bukti ditemukan seluruhnya tidak secara langsung tetapi anggota menggeledah lebih dalam di tempat-tempat kemungkinan sulit ditemukan sehingga mendapati barang-barang bukti tersebut,” Ucap AKBP I Gusti Gde Era Adhinata.

Dari hasil informasi yang didapatkan, Narkotika tersebut didapatkan pelaku dari seorang DPO di Kota Makassar dan di bawa masuk ke Timika menggunakan Kapal yang di taruh di ransel pelaku. Dan cara begitu telah dilakukan pelaku sebanyak 2 kali.

Pada tahun 2020, Sat Narkoba Polres Mimika telah menahan 13 tersangka pelaku penyalahgunaan Narkotika Jenis Shabu dan mengamankan sekitar 40 gram Sabu.

Para pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan Psal 112 ayat (2) UU RI NO.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan hukuman penjara selama 20 Tahun penjara atau denda paling sedikit 800 juta atau paling banyak 8 milyar.

Terhadap barang bukti berupa Narkotika Golongan 1 Jenis Sabu yang berhasil disita akan dilakukan pengujian secara Laboratorium, selanjutnya akan dilakukan pengiriman SPDP guna kebutuhan proses penyidikan.

“Jangan karena Pihak Kepolisian menangkap serta mengungkap penyalahngunaan narkoba, masyarakat berpikir bahwa di Kota Timika telah marak terjadi, justru oleh karena itu pihak Keamanan akan menghentikannya,” Tutup Kapolres

Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *